<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HaTTaWebID - All Included ! &#187; Essay</title>
	<atom:link href="http://hatta.web.id/category/hobby/handwriting/essay/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hatta.web.id</link>
	<description>All Included !</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Oct 2008 08:21:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Terdiam</title>
		<link>http://hatta.web.id/2007/05/terdiam/</link>
		<comments>http://hatta.web.id/2007/05/terdiam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 May 2007 04:04:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HaT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Essay]]></category>
		<category><![CDATA[HandWriting]]></category>
		<category><![CDATA[Hobby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hatta.wordpress.com/2007/05/03/terdiam/</guid>
		<description><![CDATA[Sendiri, saat terdiam, tapi sebenarnya tidak &#8230; karena hati kita menemani. Saat diam membuat kita melakukan pembicaraan dengan diri kita sendiri. Bertanya &#8230; lalu dijawab &#8230; bertanya lagi &#8230; dijawab lagi &#8230; dan seterusnya. Nurani kita membawa kita melihat kembali apa yang telah kita lihat, apa yang telah kita rasa, apa yang telah kita jaga, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sendiri, saat terdiam, tapi sebenarnya tidak &#8230; karena hati kita menemani. Saat diam membuat kita melakukan pembicaraan dengan diri kita sendiri. Bertanya &#8230; lalu dijawab &#8230; bertanya lagi &#8230; dijawab lagi &#8230; dan seterusnya. Nurani kita membawa kita melihat kembali apa yang telah kita lihat, apa yang telah kita rasa, apa yang telah kita jaga, apa yang telah kita perjuangkan, dan apa yang hilang dari kita. Melihatnya membuat kita tersenyum, menangis, dan tertawa.</p>
<p>Penglihatan ini mengajak kita kepada terangnya warna kehidupan. Menatap gelapnya tanah saat kita tiada, namun dengan senyuman. Membuat kita bisa bersyukur dengan apa yang telah diberikan oleh Nya.</p>
<p>Tak selamanya kita berada di tempat yang teduh, tak selamanya langit cerah, tak selamanya senyuman menghiasi wajah, tak selamanya cantik nya jiwa menghiasi. Akan tetapi, Warna &#8211; warna yang kembali dari diamnya akan membawa ke tempat yang tinggi dan jauh lebih tinggi lagi. Membawa orang &#8211; orang di sekitar kita. Bergandengan tangan. tersenyum manis.</p>
<p>Bersama, menuju satu jalan menuju pada Nya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hatta.web.id/2007/05/terdiam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surat Cinta u/ Ku</title>
		<link>http://hatta.web.id/2007/04/surat-cinta-u-ku/</link>
		<comments>http://hatta.web.id/2007/04/surat-cinta-u-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2007 05:02:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HaT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cuap-Cuap]]></category>
		<category><![CDATA[Essay]]></category>
		<category><![CDATA[HandWriting]]></category>
		<category><![CDATA[Hobby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hatta.wordpress.com/2007/04/30/surat-cinta-u-ku/</guid>
		<description><![CDATA[Dear mas HaTTa,
Kalau suatu hal terjadi sekali maka ia takkan terjadi lagi. Tapi ketika ia terjadi dua kali maka akan ada ketiga, keempat, kelima, dst.
U know, kadang sesuatu yang terjadi tidak sesuai dengan harapanmu … kadang sesuatu yang terjadi merugikanmu … kadang sesuatu yang terjadi melukaimu … kadang sesuatu yang terjadi membuatmu jatuh dan terpuruk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dear mas HaTTa,</p>
<p><strong><em>Kalau suatu hal terjadi sekali maka ia takkan terjadi lagi. Tapi ketika ia terjadi dua kali maka akan ada ketiga, keempat, kelima, dst.</em></strong></p>
<p>U know, kadang sesuatu yang terjadi tidak sesuai dengan harapanmu … kadang sesuatu yang terjadi merugikanmu … kadang sesuatu yang terjadi melukaimu … kadang sesuatu yang terjadi membuatmu jatuh dan terpuruk … tapi, ketidaksesuaian, kerugian, luka, jatuhmu, dan keterpurukanmu membuatku mempunyai seorang kakak yang bisa aku banggakan, aku umumkan pada dunia, bahwa kau lah kakak terbaik yang pernah ada.</p>
<p>“Umur” memberi sinyal untuk terus mencari “Soul” yang tersembunyi dalam diri kita. Masa pencarian yang penuh dengan tanya. Apa yang harus aku lakukan selanjutnya? Pertanyaan yang harus senantiasa ada dan InsyaAllah kita semua bisa menjawabnya.</p>
<p>Support … setiap orang memang pasti membutuhkannya, dan mencarinya … tapi terkadang ” support ” membuat kita menjadi orang yang egois … bahkan lebih egois lagi dari sebelumnya. Beruntung, sungguh beruntung dan sangat bersyukur, teman, teman, dan teman masih selalu ada untuk meringankan beban, membuangnya dan menggantinya dengan senyuman.</p>
<p>Kejadian kedua memang kita tidak akan megetahuinya sampai kita mencoba untuk mencari jawabannya … berat memang … apalagi buat mas HaTTa tersayang … but … Be Your Self … Chayo !!! Maju terus !!! Aku percaya mas HaTTa pasti bisa …</p>
<p>Salam Sayang,<br />
<em>Adekmu</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hatta.web.id/2007/04/surat-cinta-u-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
